Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

RINGKASAN MATERI LARUTAN ASAM BASA KIMIA KELAS 11 SMA

 



I. Ringkasan Materi

A. Teori Asam Basa

Asam adalah zat yang dalam pelarut air berasa masam, sedangkan basa adalah zat yang dalam pelarut air berasa pahit. Akan tetapi, tidak semua asam ataupun basa boleh dicicipi karena banyak diantara asam dan basa bersifat racun dan korosif. Teori tentang asam basa berkembang dari masa ke masa, perhatikan skema berikut.

Keunggulan teori asam basa Bronsted-Lowry dibandingkan dengan Arrhenius:

· Hanya dapat menjelaskan asam basa senyawa anorganik dalam air, khususnya senyawa-senyawa yang memiliki rumus kimia HX atau LOH

· Teori Arrhenius hanya mencakup zat berupa molekul atau senyawa ion saja, tetapi teori Bronsted-Lowry mencakup molekul, senyawa ion, dan ion (kation dan anion).

Keunggulan teori asam basa Lewis dibandingkan dengan Bronsted-Lowry:

· Teori Lewis dapat mengenali zat-zat tertentu sebagai asam yang tidak mengandung hidrogen

Contoh: AlCl3 (asam) + Cl- (basa) à AlCl4

 

B. Indikator Asam Basa

Perhatikan jenis-jenis indikator asam basa pada skema berikut.

Indikator universal ada beberapa macam, yang memungkinkan kita memprediksi rentang nilai pH suatu larutan. Pelajari indikator universal pada tabel berikut!

Tabel Beberapa Indikator pH dengan Nilai Rentang pH tertentu

No

Nama Indikator

Rentang Nilai pH

Perubahan Warna

1

Fenolftalein (pp)

8,3 – 1,0

Tak berwarna – merah muda

2

Metil orange (MO)

3,4 – 4,4

Merah – kuning

3

Metil merah (MM)

4,8 – 6,0

Merah – kuning

4

Bromtimol biru (BB)

6,0 – 7,6

Kuning – biru

5

Metil biru (MB)

10,6 – 13,4

Biru - ungu


C. Tetapan Kesetimbangan Air (Kw) 

Air merupakan elektrolit yang sangat lemah, artinya air terionisasi sesuai persamaan:

H2O ßà H+ + OH-

 

Pada suhu 25 oC diperoleh harga tetapan kesetimbangan air (Kw):

Kw = [H+][OH-] = (1,0 x 10-7)(1,0 x 10-7) = 10-14

 

Contoh soal

Berapa [H+] dalam suatu larutan jika [OH-] = 0,01 M?

 

Pembahasan


D. Kekuatan Asam dan Basa

Asam kuat dan asam lemah dapat dibedakan dengan mengetahui derajat ionisasi (α). Asam kuat mempunyai α = 1, sedangkan asam lemah mempunyai derajat ionisasi 0 < α < 1. Derajat ionisasi ditentukan dari perbandingan mol zat terionisasi dengan zat mula-mula.



Keterangan: α = derajat ionisasi

 

berikut ini beberapa contoh senyawa asam basa:

· asam kuat: HClO4, HCl, HBr, HI, HNO3, H2SO4

· asam lemah: CH3COOH, HCN, HF

· basa kuat: LiOH, KOH, NaOH, RbOH, CsOH, Ca(OH)2, Sr(OH)2, Ba(OH)2

· basa lemah: NH3OH

 

E. Tetapan Kesetimbangan Asam dan Basa

Jenis tetapan setimbang asam basa dapat dibedakan menjadi 2, yaitu asam basa monovalen dan asam basa polivalen. Berikut ini tetapan kesetimbangan asam basa baik monovalen maupun polivalen.

 

1. Reaksi asam monovalent: HA ßà H+ + A-

Tetapan setimbangnya:


Keterangan:

Ka = tetapan kesetimbangan asam


2. Reaksi basa monovalen: LOH ßà L+ + OH-

 

tetapan setimbangnya:


Keterangan:

Kb = tetapan kesetimbangan basa

 

3. Reaksi asam polivalen:

 

Tahap 1: H2A ßà H+ + HA- ; Ka1

Tahap 2: HA- ßà H+ + A2- ; Ka2

tetapan kesetimbangan asam: Ka = Ka1 x Ka2

 

4. Reaksi basa polivalen:

 

Tahap 1: L(OH)3 ßà L(OH)2+ + OH- ; Kb1

Tahap 2: L(OH)2+ ßà LOH2+ + OH- ; Kb2

Tahap 3: LOH2+ ßà L3+ + OH- ; Kb3

Tetapan kesetimbangan basa: Kb = Kb1 x Kb2 x Kb3


Contoh soal

1. Satu mol asam lemah HA dilarutkan dalam 1 liter air. Pada saat setimbang, ion H+ yang terbentuk 0,2 mol. Tentukan Ka!

2. Basa lemah LOH 0,1 M terionisasi sebanyak 0,01 M. Tentukan Kb!

 

Pembahasan

1. HA ßà H+ + A-

M: 1            -     -

R: -0,2      +0,2  +0,2

S: 0,8         0,2    0,2


2. LOH ßà L+ + OH-

M: 1               -       -

R: -0,01       +0,01 +0,01

S: 0,09          0,01   0,01


F. Derajat Keasaman (pH)

pH larutan menyatakan konsentrasi ion H+ dalam larutan. Perhatikan tabel berikut

 

Tabel Rumusan Konsentrasi Asam Basa


Catatan: Konsentrasi asam lemah polivalen ditentukan oleh Ka1, sedangkan konsentrasi basa lemah polivalen ditentukan oleh Kb1 

Penentuan pH asam: pH = - log [H+]

Penentuan pH basa: pOH = - log [OH-] dan pH = 14 – pOH

Keterangan:

 

a dan b = valensi asam dan valensi basa

M = molaritas

Ka = tetapan kesetimbangan asam

Kb = tetapan kesetimbangan basa

α = derajat ionisasi

 

Contoh soal

Hitung pH larutan dibawah ini!

a. H2SO4 0,05 M

b. NH4OH 0,1 M (Kb = 10-5)


Pembahasan

a. H2SO4 merupakan asam kuat

[H+] = M . a = 5 x 10-2 x 2 = 10-1

pH = - log 10-1 = 1

 

b. NH4OH merupakan basa lemah


G. Reaksi Asam dan Basa

Reaksi asam dengan basa akan membentuk senyawa garam dan air. Reaksi tersebut dikenal sebagai reaksi penetralan / reaksi penggaraman. Skema berikut menunjukkan jenis reaksi asam dan basa.



 


 


 


 


Post a Comment for "RINGKASAN MATERI LARUTAN ASAM BASA KIMIA KELAS 11 SMA"